Genjer
Dari WikipedIA
Untuk lagu rakyat Indonesia yang berjudul sama, lihat Genjer-genjer.
?Genjer
| ||||||||||||||
|
Genjer dengan bunga
| ||||||||||||||
| ||||||||||||||
Limnocharis flava
(L.) Buchenau |
Genjer (dibaca gènjèr) atau paku rawan (Limnocharis flava) adalah sejenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Biasanya ditemukan bersama-sama dengan eceng gondok. Genjer adalah sumber sayuran "orang miskin", yang dimakan orang desa apabila tidak ada sayuran lain yang dapat dipanen. Dalam bahasa internasional dikenal sebagai limnocharis, sawah-flower rush, sawah-lettuce, velvetleaf, yellow bur-head, atau cebolla de chucho. Nama "paku rawan" agak menyesatkan karena genjer sama sekali bukan anggota tumbuhan paku.
Terna tahunan yang dapat mencapai tinggi setengah meter ini mudah ditemukan di perairan dangkal seperti sawah atau rawa; rimpang tebal dan tegak, terbenam dalam lumpur; daun tegak atau miring, tidak mengapung (berbeda dari eceng gondok), tangkainya panjang dan berlubang, helainya bervariasi bentuknya; mahkota bunga berwarna kuning dengan diameter 1.5cm, kelopak bunga hijau.
Tumbuhan ini dapat menjadi gulma sawah yang serius jika tidak ditangani segera. Pemanfaatannya dapat membantu mengendalikan populasinya. Walaupun biasanya tidak intensif dibudidayakan, perbanyakan dapat dilakukan secara vegetatif walaupun bijinya pun dapat ditanam. Tumbuhan ini berbunga sepanjang tahun.
Perannya sebagai makanan rakyat miskin digambarkan dalam lagu populer berbahasa Osing yang diciptakan oleh seniman asal Banyuwangi, Muhammad Arief, pada tahun 1940-an, Genjer-genjer.
Genjer (Limnocharis flava) merupakan tanaman terna, tumbuh di rawa atau kolam berlumpur yang banyak airnya. Konon asalnya dari Amerika, terutama bagian negara beriklim tropis. Selain daunnya, bunga genjer muda juga enak dijadikan masakan. Genjer cocok diolah menjadi tumisan, lalap, pecel, campuran gado-gado atau dibuat sayur bobor.
Warna daunnya hijau dengan lapisan lilin sehingga terlihat mengkilat. Sifat sayur ini liat dengan rasa yang lezat. Genjer kaya akan unsur gizi. Setiap 100 g genjer mengandung energi 39 kkal, protein 1.7 g, karbohidrat 7.7 g, kalsium 62 mg, fosfor 33 mg dan zat besi 2.1 mg. Sayuran ini juga kaya akan serat yang baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan. Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda.
UMNOCHARIS FLAVA (L.) BUCH.
Warna daunnya hijau dengan lapisan lilin sehingga terlihat mengkilat. Sifat sayur ini liat dengan rasa yang lezat. Genjer kaya akan unsur gizi. Setiap 100 g genjer mengandung energi 39 kkal, protein 1.7 g, karbohidrat 7.7 g, kalsium 62 mg, fosfor 33 mg dan zat besi 2.1 mg. Sayuran ini juga kaya akan serat yang baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan. Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda.
UMNOCHARIS FLAVA (L.) BUCH.
Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar
Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Alismatales
Butomaceae
Limnocharis
Umnocharis flava (L.) Buch.
Genjer
Haleyo (Batak) Eceng (Melayu)
Genjer, Saber (Sunda) Centongan (Jawa)
Herba, menahun, tinggi 25-50 cm.
Tidak berbatang,
Tunggal, roset akar, bertangkai persegi, lunak,
panjang 15-25 cm, helai daun lonjong, ujung
meruncing pangkal tumpul, tepj rata, panjang 5-50
cm, lebar 4-25 cm, pertulangan sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, terdiri
dari 3-15 kuntum, tangkai panjang 15-25 cm, hijau,
kelopak lepas, bentuk kuku, hijau, benang sari 3,
tangkaj putik kuning, kepala putik bulat, mahkota
lepas, ujung melengkung ke dalam, kuning.
Buni, bulat telur, garis tengah 1,5-2 cm, tertutup
kelopak, hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Serabut, putih kecoklatan.
Khasiat
Daun dan bunga Umnocharis flava berkhasiat sebagaj penambah nafsu makan.
Untuk penambah nafsu makan dipakai ± 15 gram daun segar
Umnocharis flava, dicuci dan dikukus sampai setengah matang lalu dimakan sebagaj lalapan.
Kandungan kimia
Daun dan bunga Umnocharis flava mengandung kardenolin, di samping
itu daunnya juga mengandung flavonoida dan polifeno



Tidak ada komentar:
Posting Komentar